FPRB Bangunharjo Latih Siswa TK PERTIWI 57 Hadapi Gempa, Enam Personel Turun Langsung ke Sekolah
Sarif Jabroni, Anto & Yahya 14 Oktober 2026 11:25:55 WIB
FPRB Bangunharjo Latih Siswa TK PERTIWI 57 Hadapi Gempa, Enam Personel Turun Langsung ke Sekolah
Oleh : Sarif Jabroni Dan Anto
(Bangunharjo, 14/10) - Kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu ditanamkan sejak usia dini. Berangkat dari pentingnya edukasi tersebut, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kalurahan Bangunharjo menggelar edukasi kebencanaan, sosialisasi, dan simulasi gempa bumi di TK PERTIWI 57 Bangunharjo, Padukuhan Mredo, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan enam personel FPRB Bangunharjo yang dipimpin langsung oleh Ketua FPRB, Ridwan. Tidak sekadar memberikan pengetahuan secara teori, tim FPRB mengajak para guru dan siswa mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri ketika gempa bumi terjadi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan anak usia dini. Sebab, dalam situasi darurat, pemahaman mengenai tindakan penyelamatan diri, ketenangan, dan kepatuhan terhadap arahan guru menjadi faktor penting dalam melindungi keselamatan anak-anak.
Perkuat Kesiapan Guru Sebelum Simulasi
Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi dan penyamaan persepsi antara tim FPRB Bangunharjo dan para guru TK PERTIWI 57. Pembahasan difokuskan pada rencana aksi mitigasi bencana di lingkungan sekolah, mulai dari pengenalan potensi ancaman gempa bumi, jalur evakuasi, titik kumpul aman, hingga pembagian peran ketika keadaan darurat terjadi.
Pembekalan kepada guru menjadi bagian penting karena mereka merupakan pihak yang mendampingi siswa setiap hari. Dalam situasi bencana, guru diharapkan mampu memberikan instruksi yang jelas, menjaga ketenangan, serta mengarahkan anak-anak menuju tempat yang aman sesuai prosedur evakuasi.
Setelah koordinasi, tim FPRB memberikan edukasi langsung kepada siswa dengan pendekatan komunikatif dan menyenangkan. Anak-anak dikenalkan pada gempa bumi serta tindakan yang perlu dilakukan ketika guncangan terjadi.
Mereka diajak mempraktikkan gerakan melindungi kepala, berlindung di bawah meja yang kokoh, serta menjauhi kaca dan benda-benda yang berpotensi jatuh. Penyampaian materi disesuaikan dengan usia anak agar mudah dipahami dan dapat diingat ketika menghadapi keadaan darurat.
Simulasi Menguji Respons Siswa dan Guru
Edukasi dilanjutkan dengan simulasi gempa bumi. Ketika tanda bahaya dibunyikan, guru dan siswa mempraktikkan prosedur penyelamatan diri sesuai arahan tim FPRB. Setelah kondisi dinyatakan memungkinkan untuk evakuasi, siswa diarahkan keluar kelas menuju titik kumpul aman dengan pendampingan guru.
Simulasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Latihan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan respons yang tepat terhadap tanda bahaya, membiasakan anak mengikuti instruksi, serta membantu guru memahami langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melindungi seluruh siswa.
Bagi anak usia dini, pengulangan melalui praktik langsung menjadi salah satu cara penting untuk membangun pemahaman kebencanaan. Harapannya, ketika menghadapi situasi darurat, anak-anak tidak sepenuhnya asing dengan prosedur penyelamatan yang harus dilakukan.
Bekali Guru dengan Pengetahuan Dasar P3K
Selain simulasi evakuasi, enam personel FPRB Bangunharjo juga memberikan materi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Dalam sesi praktik, anggota FPRB memperagakan teknik pembalutan luka pada bagian kaki dan kepala.
Materi ini melengkapi edukasi kebencanaan di sekolah. Sebab, penanganan awal terhadap korban cedera juga perlu diperhatikan dalam situasi darurat, terutama ketika proses evakuasi berlangsung. Guru diharapkan memiliki pemahaman dasar mengenai pertolongan pertama yang aman sambil menunggu bantuan medis apabila dibutuhkan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kesiapsiagaan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan keluar dari ruang kelas, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap ancaman, kepatuhan pada prosedur keselamatan, serta pengetahuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat.
Bangun Budaya Siaga Bencana dari Sekolah
Kegiatan di TK PERTIWI 57 Bangunharjo menunjukkan pentingnya kolaborasi antara FPRB dan lembaga pendidikan dalam memperkuat pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat. Sekolah memiliki posisi strategis untuk menanamkan pengetahuan dan kebiasaan aman kepada anak-anak sejak dini.
Bagi Kalurahan Bangunharjo, edukasi semacam ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Keberlanjutan sosialisasi dan latihan kebencanaan diperlukan agar prosedur keselamatan semakin dipahami, baik oleh siswa maupun tenaga pendidik.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama di depan mobil ambulans siaga FPRB Bangunharjo. Suasana kebersamaan antara enam personel FPRB, para guru, dan siswa menjadi penanda sinergi dalam membangun kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan.
Upaya menanamkan kesiapsiagaan sejak dini menjadi investasi penting bagi keselamatan masyarakat. Dengan membiasakan anak mengenali bahaya, melindungi diri, dan mengikuti arahan saat keadaan darurat, budaya sadar bencana diharapkan tumbuh semakin kuat di Kalurahan Bangunharjo []
Formulir Penulisan Komentar
Info Terkini
Info Kalurahan
Instansi Terkait
Pemerintah Kabupaten Bantul
Jl. Robert Wolter Monginsidi No.1 Bantul
Web: KLIK DISINI | Fb: KLIK DISINI
Pemerintah Kapanewon Sewon
Jl. Parangtritis Km 6, Sewon, Bantul
(0274) 379168 | Web: KLIK DISINI
Puskesmas Sewon II
Jl. Parangtritis Km 6, Sewon, Bantul
(0274) 445248
| Fb: KLIK DISINI
Web: KLIK DISINI KUA Sewon Jl. Parangtritis Km 5.6, Sewon, Bantul (0274) 384018
| Web: KLIK DISINI POLSEK Sewon Jl. Parangtritis Km 5.6, Sewon, Bantul (0274) 376559
| Web: KLIK DISINI KORAMIL 04/Sewon Jl. Parangtritis Km 5, Sewon, Bantul (0274)
| Web: KLIK DISINI
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- FPRB Bangunharjo Latih Siswa TK PERTIWI 57 Hadapi Gempa, Enam Personel Turun Langsung ke Sekolah
- Ratusan Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC di Pendopo Bangunharjo
- Pengajian Rutin Ahad Legi Masjid Al Huda Sangkal, Lurah Bangunharjo Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan
- Posyandu Kasih Ibu Semail Perkuat Pemantauan Tumbuh Kembang Anak
- RKP Bangunharjo 2027 Sah Di tetapkan, Pagu Anggaran 2027 Senilai Rp7 Miliar
- Kenalkan Mitigasi Sejak Dini, PAUD Pelangi Anak Widoro Simulasi Bencana Bersama FPRB Bangunharjo
- Menyikapi Efisiansi DD, Public Hearing RKP Bangunharjo 2027 Soroti Prioritas Program dan PAD
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License

















